TARIF LISTRIK TERMAHAL DI DUNIA DAN PENYESATAN OPINI

 

TARIF LISTRIK TERMAHAL DI DUNIA DAN PENYESATAN OPINI

Saya terenyuh membaca postingan seorang Purnawirawan TNI Letjend (Purn) Johanes Suryo Prabowo, dimana dalam postingan tersebut beliau mengunggah postingan dengan perasaaan #angry (marah) di lokasi PT PLN Persero, lengkapnya

Rekor Listrik TERMAHAL di dunia

Berikut tarif listrik di beberapa Negara awal tahun 2015

  1. Amerika (AS) USD3 cent per kwh
  2. Bangladesh USD3 cent per kwh
  3. Vietnam USD7 cent per kwh
  4. Malaysia USD6 cent per kwh
  5. Pakistan USD6 cent per kwh
  6. Korea Selatan USD6 cent per kwh
  7. Indonesia USD11 cent per kwh

Sekarang ini sudah memasuki akhir tahun 2017, selama 2 tahun ini, dan setelah ada TIANG LISTRIK yang diduga tertabrak mobilnya SetNov, ada ngak ya Negara lain yang tarif listriknya berani lebih mahal dari tariff listrik Indonesia.

Seraya mengunggah link yang berasal dari Metrotvnews.com, dengan link

Kontan saja postingan tersebut mendapat tanggapan dari facebooker, tentu saja umumnya  langsung menghujat pemerintahan Jokowi-JK, disebar lebih dari 4,200 orang.

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10212756392362906&id=1180308793

#Pernyataan Bapak Letjend (Purn) Johanes Suryo Prabowo tidak (belum) benar#

Mari kita telaah.

Dalam link diatas antara lain ada pernyataan dari Ketua Umum Forum Industri Pengguna Gas Bumi, Achmad Safiun  yang berbunyi ; ”Kondisi 2014 lalu tarif listrik hampir semua golongan naik. Sekarang tarif listrik di Indonesia USD11 cent per Kwh. Bahkan di beberapa daerah sudah 12 cent. Ini harga paling mahal di dunia,” keluh Ketua Umum Forum Industri Pengguna Gas Bumi, Achmad Safiun, dalam diskusi tata kelola gas, di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Rabu (7/1/2015).

Pernyataan tersebut tidak berdasar, walaupun mungkin harga tariff listrik kita mulai naik secara bertahap mulai  1 Juli 2014, sesuai dengan kesepatakan Pemerintah dengan DPR pada tanggal 10 Juni 2014.

http://ekonomi.kompas.com/read/2014/06/11/0714566/DPR.Setujui.Kenaikan.Tarif.Listrik.per.1.Juli.2014

Padahal, data dari kompas 24/9/2015, menunjukkan daftar 5 negara dengan tarif listrik termahal di dunia dan tidak termasuk Indonesia didalamnya.

  1. Jepang, 23,60 Cent US Dollar/ KWH
  2. Italia, 21,01 Cent US Dolla/ KWH
  3. Singapura 20,60 Cent US Dolla/ KWH
  4. Jerman 19,21 Cent US Dolla/ KWH
  5. Kamboja 17,70 Cent US Dolla/ KWH

Kalaupun Indonesia dimasukkan, ternyata tariff dasar listrik kita jauh dibawah dari ke 5 negara tersebut diatas, yang katanya 11 Cent US Dollar/ KWH

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/09/24/224700226/5.Negara.dengan.Tarif.Listrik.Termahal.di.Dunia

Kalau kita lihat lagi perbandingan harga listrik di Eropa menurut Wikipedia tahun 2014, harga listrik termahal terdapat di Negara Denmark dengan harga 30,42 Cen US Dollar/ KWH

pERBANDINGAN HARGA

https://en.wikipedia.org/wiki/Electricity_pricing

Bahkan kalau kita lihat salah satu penelitian oleh Konsultan Energi Internasional Meralco (http://www.meralco.com.ph/) di tahun 2016, tarif listrik Indonesia kalau dirata ratakan antara golongan subsidi dan non subsidi hanya sekitar 8-9 Cent US Dollar/ KWH, dan menduduki no 43 dari 44 negara yang diteliti.

rata harga listrik Indonesia tahun 2016

http://corporate-downloadables-tips.s3.amazonaws.com/1478573661.68b4d11ba9cb3ccb30e91c6edd66b6c9.pdf

Data resmi dari Mentri ESDM menyebutkan bahwa rata rata harga listrik kita saat ini tahun 2017, adalah sekitar 10,02 Cent US Dollar, dan kalau dibandingkan dengan Negara Asean lainnya seperti Singapore dan Philipina, tarif dasar listrik kita lebih murah yaitu Rp 1352/KWH, Philipina  Rp 2.359/ KWH, Singapore Rp 2.185/ KWH, dan Thailand sebesar  Rp 1.571/ KWH

http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/14/10/01/ekonomi/makro/17/08/08/oud8m7377-tarif-listrik-indonesia-termahal-di-dunia-ini-klarifikasi-pln

Secara umum semasa pemerintahan Jokowi, tidak terjadi perubahan yang signifikan dalam tarif listrik Indonesia, diakui memang mengalami fluktuasi, tapi pada tahun 2017 ini, yang perlu dicatat, tarif listrik Subsidi golongan 450 VA dan 900 VA tidak mengalami kenaikan sejak tahun 2014, dan tarif listrik non subsidi masih memakai skema kenaikan tarif Listrik 1 Juli 2014.

Tarif Listrik 2014

Tarif listrik kita saat ini masih dibawah dari sekema kenaikan tarif listrik yang dirancang tahun 2014, kenaikan listrik tersebut adalah keputusan pemerintah melalui Kementrian ESDM  dengan DPR dalam rapat dengar pendapat pada tanggal 10 Juni 2014, dimana disepakati untuk kenaikan listrik secara bertahap mulai 1 juli 2014 sampai Nopember 2014,kalau kita telisik lebih lanjut, tarif listrik yang berlaku sekarang ini, adalah tarif kenaikan bertahap yang dilakukan Pemerintah secara simultan sejak  1 Juli 2014 tersebut sesuai dengan kesepakatan dengan DPR tersebut, namun tetap masih lebih rendah dari target semula.

Kalau sesuai skemanya maka tarif listrik tersebut adalah sebagai berikut, seharusnya pada awal januari 2015 adalah sekitar 1392/ Kwh. Sedangkan tarif yang berlaku saat ini tahun 2017 adalah sekitar 1352/ Kwh.

Target kenaikan listrik

https://listrikdirumah.com/2014/06/16/tarif-listrik-mulai-1-juli-2014/

Tarif Listrik 2017

http://jdih.esdm.go.id/peraturan/Permen%20ESDM%20No.%2028%20Th%202016.pdf

Jadi kalau melihat data data diatas, mereka yang selama ini berteriak #listrik naik adalah golongan yang kurang dapat informasi, dan golongaan pemakai RT 900 VA, yang non subsidi, karena mereka bukanlah kelompok golongan yang berhak menerima subsidi, dan ini jumlahnya cukuk besar mencapai sekitar 82,2 persen dari total jumlah pengguna listrik 900 VA sebanyak 23,04 juta pelanggan, berarti hanya 4,2 juta pelanggan saja yang berhak dapat subsidi karena dianggap tidak mampu alias miskin

http://listrik.org/news/subsidi-listrik-900-va-dicabut-naik-bertahap-hingga-juli-2017/

Namun kalau ada yang merasa miskin, dan tidak sudi subsidinya dicabut, masih ada kesempatan untuk tetap mengajukan subsidi dengan menyiapkan persyaratan tertentu dan disampaikan pada kantor kelurahan atau kecamatn setempat, untuk diterbitkan kartu subsisidnya, tentunya dengan melengkapi persyaratan tertentu.

http://nasional.kompas.com/read/2017/06/14/15313001/konsumen.900.va.tetap.bisa.dapat.subsidi.listrik.ini.caranya.

Lubuk Basung, 20 Nopember 2017

 

 

 

 

 

 

 

 

INFRASTRUKTUR DAN KEMAJUAN EKONOMI

INFRASTRUKTUR DAN KEMAJUAN EKONOMI, 3 TAHUN JOKOWI-JK

Dr. Hermansyah Koto, SpOT

“Masyarakat mau makan beton?, masyarakat mau makan campuran?, yang dimakan itu nasi,” ujarnya. Itulah yang disampaikan oleh Fadli Zon politisi DPR dari partai Gerindra, saat ditanya wartawan tentang 3 tahun keberhasilan pemerintahan Jokowi – JK. http://fajar.co.id/2017/10/19/tanggapi-infrastruktur-dijaman-jokowi-fadli-zon-rakyat-tidak-makan-beton-tapi-nasi/

ij 1

Selain itu beliau juga mengatakan, rakyat masih susah, daya beli rakyat menurun dan peluang kerja makin susah.

Di satu sisi ada benarnya apa yang disampaikan oleh Fadli Zon, rakyat memang tidak makan beton, tapi disisi lainya, kalau transportasi tidak lancar, maka masyarakat perkotaan yang merupakan bagian terbanyak dari penduduk Indonesia juga akan kesulitan mendapatkan bahan makanan, karena harganya akan cendrung maki naik.

Pembangunan infrastruktur kita terutama jalan jauh tertinggal dibandingkan Negara Negara berkembang lainnya di Asia. https://economy.okezone.com/read/2016/05/23/320/1395817/infrastruktur-indonesia-sudah-sangat-ketinggalan

Kita akan melihat bagaimana pembangunan infrastruktur akan menghasilkan lompatan kemajuan di bidang ekonomi, yang tentunya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum.

https://nasional.sindonews.com/read/997346/149/tol-trans-sumatera-pacu-pertumbuhan-ekonomi-1430792254

iJ2

Tentu saja infrastruktur yang dimaksud bukan hanya jalan dan kereta api, tapi juga berbagai infrastruktur lainnya, seperti pelabuhan udara dan laut, bendungan, dll.

Kita memberikan apresiasi kepada pak Jokowi yang bertekad membangun jalan tol sepanjang 1060 km dalam 5 tahun dan 3733 km dalam 10 tahun….

http://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/3061662/tekad-jokowi-jalan-tol-ri-bertambah-1060-km-dalam-5-tahun

Kita mencoba membahas dari salah satu segi saja, yaitu pembangunan jalan tol dan kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan Negara.

Indonesia mulai membangun jalan tol sekitar tahun 1973, pada saat itu GDP perkapita Indonesia adalah $ 131, dibawah China yaitu $ 155, setelah 5 tahun pembangunan jalan tol, pendapatan perkapita kita meningkat menjadi $366 melewati china yang bertahan di angka $155, dan tahun 1988 saat China mulai membangun jalan Tol GDP perkapita Indonesia $673, masih diatas China yang hanya $371

https://id.wikipedia.org/wiki/Jalan_Tol_Jagorawi

iJ3

Namun pembangunan jalan tol tersebut berjalan sangat lambat, sementara Negara Asia lainnya memacu pembangunan jalan tol terebut. China yang memulai pembangunan jalan tol tahun 1988, atau 15 tahun lebih lambat dari Indonesia, pada tahun 2014, telah memiliki jalan tol sekitar 104.500 Km atau sekitar 4.000 KM/ tahun, bandingkan dengan Indonesia, pada tahun 2014 hanya memiliki 918 KM atau hanya 22 KM/tahun. Demikian juga GDP perkapita China tahun 2014 mencapai $7.702, dua kali lipat dari Indonesia yang hanya sekitar $3.534. https://countryeconomy.com/gdp/China?year=2014

Tahun 1988, GDP China hanya 411,923B$, Indonesia 107,279B$, namun tahun 2014 GDP China mengalami lompatan yang sangat jauh mencapai 10.482,37B$ atau bertambah 25 kali lipat, sedangkan Indonesia menjadi 890,81B$ atau hanya bertambah 8 kali lipat. https://countryeconomy.com/gdp/China?year=2014

Sedangkan pada tahun 2017 ini, panjang jalan tol di China menembus angka 131.000 KM atau sekitar 4.517 KM/ tahun, sedangkan Indonesia hanya bertambah sebanyak 567,9 k/ thn atau 189,3 KM menjadi totalnya sekitar 1.485,9KM.

IJ4

Sedangkan GDP China tahun 1988 adalah 411,923B$, tahun 2016 menjadi 11.232,108B$, meningkat 27 kali lipat.  Indonesia tahun 1988 adalah 107,279B$, tahun 2016 menjadi 932,448 atau meningkat 8,7 kali lipat.

Itu baru dari satu sisi, banyak lagi ketertinggalan kita , misal jalur kereta api cepat atau disebut dengan High Speed Train, sejak dimulai tahun 2007, atau dalam 10 tahun panjangnya mencapai 22.000 Km atau sepanjang 2,200 KM/ tahun. Salah satu kereta cepat China, merupakan kereta tercepat di dunia yang kecepatannya mencapai 487,3 KM/ jam.

https://en.wikipedia.org/wiki/China_Railway_High-speed

http://www.fastesttrain.org/

iJ5 copy

Sekarang kita lihat pengaruhnya pada kemajuan ekonomi dan tentunya akan berkorelasi langsung dengan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Saat dimulainya pembangunan jalan tol di China tahun 1988, GDP Perkapita China adalah $309, sedangkan Indonesia di tahun yang sama adalah $673 atau sekitar 2 kali lipat dibanding China.

Setelah memulai pembangunan jalan tol tahun 1988, atau tepatnya mulainya pembangunan besar besaran infrastruktur di China, mereka terus membangun, memang pada awal awalya perekonomian China berjalan sangat lambat, namun saat krisis ekonomi dunia tahun 1998, china tidak terpengaruh besar, dan pendapatan perkapita saat itu adalah sekitar $828, sedangkan Indonesia anjlok menjadi separohnya menjadi hanya $573.

Dua puluh tahun kemudian tepatnya tahun 2008, GDP Perkapita sudah mencapai $3.467 atau sudah meningkat 1100% atau 11 kali lipat, bandingkan dengan Indonesia yang $622 menjadi 2.418 atau hanya 300% atau 3 kali lipat.

Kalau kita bandingkan juga dengan perkembangan jalan tol tahun 2008, Indonesia  hanya memiliki jalan sekitar 598 KM, kalah jauh dibanding China yang sudah mencapai 54.000 km, atau 90 kali lebih banyak dari Indonesia.

Tahun 1988, GDP China hanya 411,923B$, Indonesia 107,279B$, maka tahun 2014 GDP China menjadi 10.482,37B$ atau bertambah 25 kali lipat, sedangkan Indonesia menjadi 890,81B$ atau hanya bertambah 8 kali lipat.

Sedangkan pada tahun 2017 ini, panjang jalan tol di China menembus angka 131.000 KM atau sekitar 4.517 KM/ tahun, sedangkan Indonesia hanya bertambah sebanyak 567,9 k/ thn atau 189,3 KM menjadi totalnya sekitar 1.485,9KM.

Sedangkan GDP China tahun 1988 adalah 411,923B$, tahun 2016 menjadi 11.232,108B$, meningkat 27 kali lipat.  Indonesia tahun 1988 adalah 107,279B$, tahun 2016 menjadi 932,448 atau meningkat 8,7 kali lipat.

https://www.rappler.com/indonesia/berita/185764-3-tahun-jokowi-jk-5-pencapaian-sektor-infrastruktur

IJ6

Jadi sangatlah tepat kebijakan Pemerintahan Jokowi-JK saat ini yang memfokuskan pembagunan infrastruktur besar-besaran, hasilnya tentu saja tidak kita lihat sekarang seperti membalik telapak tangan, tapi tentunya butuh waktu, tapi pada saatnya nanti kita akan merasakan akselerasi pertumbuhan ekonomi seperti yang dilakukan China dan banyak Negara berkembang-maju lainnya saat ini.

Lubuk Basung, 29 Oktober 2017

JANJI PEMIMPIN

Saya pernah ngomong dan diskusi #hangat  serta #ulet dahulu tentang makna Istiqamah, yaitu konsisten dalam jalan kebaikan dan hubungannya dengan janji janji pemimpin negeri ini 😁😀

Nah dalam praktek sehari hari hal ini tidak menjadi suatu yang kaku, dan dikaitkan dengan janji…

1. Ada janji yg belum terlaksana karena masih butuh waktu untuk persiapan pelaksanaannya…. tidak langsung dituduh #ingkarjanji

2. Ada janji yg sedang dilaksankan, tapi hasilnya belum maksimal, tapi hasilnya tidak sesuai dengan rencana dan harapan, bukan berarti #ingkarjanji

3. Ada janji yg harus diganti, karena ada hal yg lebih penting atau yg lebih besar manfaatnya… bukan berarti #ingkarjanji

4. Ada janji yang tidak bisa dilaksanakan, harus dialihkan pada hal lain, dengan arti kata ada force major yg mengakibatkan janji tersebut tidak bisa terlaksana…..bukan berarti #ingkarjanji

Nah demikian juga dengan sikap para pemimpin negeri ini, asalkan untuk #jalankebaiksn banyak cara yg bisa dilakukan alias #dinamis seperti kata pepatah “tidak satu jalan ke Roma”.

Kalau anda berjanji untuk membelikan anak anda sepeda, namun uangnya masih diperlukan untuk membeli beras bukan berarti anda #ingkarjanji….

Saya kira begitu….🤗😍😎😋😊😉2017-10-21 19.01.16

Jokowi Membangun

JOKOWI MEMBANGUN

 

Jokowi Membangun

20 Oktober 2017 nanti, tepat 3 tahun masa pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Banyak sekali pencapaian menonjol setidaknya di tiga bidang utama, yakni percepatan pembangunan infrastruktur, pembangunan manusia, dan kebijakan deregulasi ekonomi.

Hasil “kerja, kerja, kerja” pemerintahan Jokowi disambut suka cita rakyat. Terbukti Organization for Economic Cooperation and Development mencatat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah  Indonesia pada 2016 sebesar 80  persen, capaian itu melonjak pesat. http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-40667740

Kepercayaan dan kepuasan masyarakat ini bukan karena Jokowi sering membagikan sepeda seperti pernyataan Politikus PKS Nasir Djamil. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171006213040-32-246755/pks-nilai-rakyat-puas-pada-jokowi-karena-sering-beri-sepeda/

Berdasarkan laporan Kantor  Staf Presiden Republik Indonesia, dalam percepatan pembangunan infrastruktur yang paling menonjol  adalah pembangunan berbagai ruas  jalan di berbagai wilayah di seluruh Tanah Air.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna menjelaskan dari total panjang tol baru ini terdiri dari 174 kilometer yang beroperasi pada 2016 serta 65 kilometer pada tahun ini atau total 239 KM. Data Kementerian PUPR beberapa jalan tol yang beroperasi pada tahun ini di antaranya adalah tol Gempol – Pasuruan Seksi I Paket A2 sepanjang 7,1 kilometer hingga Kertosono – Mojokerto sepanjang 19,9 kilometer, diproyeksikan hingga akhir tahun 2017 mencapai 568 kilometer. http://katadata.co.id/berita/2017/09/29/3-tahun-pemerintahan-jokowi-240-kilometer-jalan-tol-baru-beroperasi Capaian pembangunan jalan bebas hambatan itu jauh melampaui pembangunan jalan tol rezim  Soeharto yang “hanya” 490 kilometer dalam waktu 20 tahun.

Demi mendukung konektivitas wilayah darat itu Presiden Jokowi menargetkan dalam 5 tahun pemerintahannya membangun 1.260 kilometer jalan tol. Jalan sepanjang itu dibangun demi kemudahan transportasi seluruh lapisan masyarakat dalam roda perekonomian yang pada akhirnya meningkatkan taraf hidup seluruh rakyat Indonesia.

Pemerintahan Jokowi juga menggalakkan pemerataan pembangunan di wilayah pedalaman, perbatasan, dan pingggiran Indonesia. Pembangunan Jalan Trans Papua, sepanjang  Sorong hingga Merauke, kini lebih  masif dikerjakan. Berdasarkan data  Direktorat Jenderal Bina Marga,  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, kini Trans Papua  telah terhubung sepanjang 3.851,93  kilometer dari total target sepanjang 4.330,07 kilometer. https://www.kaskus.co.id/thread/588db27660e24b8d4b8b456f/jalan-trans-papua-telah-tersambung-3851-kilometer/

RUN FREE 2030

rff8  RFF 2030

Pada Hari Clubfoot (Kaki Pengkor) Dunia, tanggal 3 Juni 2017, Global Clubfoot Initiative telah meluncurkan strategi yang berani dengan visi, di mana setiap anak yang lahir di dunia dengan kaki pengkor dapat berjalan dan bebas dari kecacatan.

Setiap tahunya sekitar 150.000 – 200.000 anak di dunia dilahirkan dengan kaki pengkor, dimana salah satu atau kedua kakinya terputar dan membengkok kebawah.

CTEV

Bayi usia 6 bulan dengan Kaki Pengkor bilateral

Kaki Pengkor ini dapat diobati secara murah dan efektif dengan metoda Ponseti.  Atlit kelas dunia seperti Mia Hamm, seorang pemain sepak bola wanita  terkenal Amerika  dan Kristi Yamaguchi, juara skateboard Amerika dan 2 kali juara Oliampiad musim dingin dapat melanjutkan karirnya yang luar biasa berkat mendapat perawatan Kaki Pengkor yang efektif di usia muda.

Humm 1    Kristi

Mia Ham                                                         Kristi Yamaguchi

Run Free 2030, adalah Strategi Global untuk Mengakhiri Cacat Kaki Pengkor pada anak, dengan penuh ambisi untuk memastikan bahwa pada tahun 2030 setidaknya 70% anak-anak yang lahir dengan kaki pengkor di negara berpenghasilan rendah dan menengah harus mendapat akses pengobatan.

Saat ini, kurang dari 15% anak-anak di negara-negara ini yang mendapat akses pengobatan dan akan terhindar kecacatan seumur hidup. Anak-anak menderita kaki pengkor yang tidak mendapat perawatan langsung, seumur hidupnya akan merasakan kesakitan, keterbatasan dalam bergerak, dan berkurangnya kesempatan dalam mendapatkan pedidikan, pekerjaan, dan hubungan antar manusia, dan yang paling penting juga adalah gangguan terhadap perkembangan psikologis anak tersebut. Dimana seharusnya hal ini bisa dicegah dan tidak boleh terjadi.

CTEV 3

Neglected Clufoot

Global Clubfoot Strategy, menetapkan sebuah pendekatan komprehensif untuk mengatasi masalah Kaki Pengkor dalam skala global melalui pengembangan dan dukungan program nasional penanganan Kaki Pengkor  dengan menggunakan tehnik Ponseti yang telah terbukti sangat efektif dalam pengobatan Kaki Pengkor pada anak.

Dengan total investasi sebesar $ 160 juta, akan memungkinkan untuk mengobati lebih dari 1,2 juta anak-anak di dunia, menghasilkan $ 154 juta tambahan pendapatan seumur hidup dan menciptakan kapasitas untuk setiap negara untuk mengelola penganganan Kaki Pengkor secara terus menerus sampai pada tahun 2030.

Dengan kegiatan kedepannya sampai pada tahun 2030, Global Clubfoot Strategy menyelaraskan kegiatannya dengan  World Health Organisation Rehabilitation 2030 Call to Action, the Lancet Commission on Global Surgery 2030 dan the UN Sustainable Development Goals 2030.

Menurut Chris Lavy, Penasihat Senior untuk CURE dan Ketua Global Clubfoot Initiative dan Profesor Bedah Ortopedi dan Tropis di Universitas Oxford, mengatakan “Kita tidak tahu bagaimana mencegah kaki pengkor, tapi kita tahu bagaimana cara mengobatinya – dan saat ini hanya dengan biaya rata rata kurang dari$400 (Rp 5,000,000) untuk setiap anak, salah satu masaalah kaki pengkor yang tidak diobati bisa diselesaikan. Dengan biaya yang kurang dari $400, kecacatan dan nestapa seperti bocah diatas bisa dihindari, Sehingga wajah ini kembali bisa berseri dan bebas dari kecacatan yang dapat menghantuinya seumur hidupnya.

Fatima 10

Aisyah, anak perempuan 10 tahun, dengan Neglected Clubfoot (Kaki Pengkor terlantar), setelah pengobatan dengan metoda Ponseti

Saat ini ada lebih dari satu juta anak-anak hidup dengan kaki pengkor yang tidak diobati dan jumlah tersebut akan terus bertambah. Kita punya solusinya dan itulah sebabnya diluncurkan strategi berani ini yaitu “RUN FREE 2030” dengan sebuah ambisi untuk mengakhiri kecacatan Kaki Pengkor ini. Berdasarkan bukti dan pembelajaran dari satu dekade terakhir, cetak biru ini melibatkan kerja sama dengan mitra lokal dan Kementerian Kesehatan untuk mengembangkan dan mendukung program Nasional Kaki Pengkor ini di 105 negara berpenghasilan rendah dan menengah selama 14 tahun ke depan. Kami mengundang anda untuk bergabung untuk mewujudkan visi kita ini menjadi kenyataan. ”

Anda dapat menyumbang untuk mendukung Global Clubfoot Strategy ini dengan mengunjungi halaman penggalangan dananya di http://globalclubfoot.com/runfree2030/, atau dapat menghubungi secara langsung untuk berdiskusi bagaimana caranyan anda  dapat berpartisipasi dalam visi di mana setiap anak yang lahir di dunia dengan kaki pengkor dapat berjalan dan bebas dari kecacatan.

  1. http://globalclubfoot.com/clubfoot/
  2. http://globalclubfoot.com/runfree2030/
  3. http://edition.cnn.com/CNN/Programs/people/shows/hamm/profile.html
  4. https://www.today.com/news/what-just-happened-kristi-yamaguchi-life-after-winning-gold-2D12035044
  5. https://cure.org/2017/06/global-strategy-to-end-clubfoot-disability-2030-launched-on-world-clubfoot-day/

 

 

 

 

 

 

 

 

Operasi/ Pengobatan Kasus Developmental Dysplasia of the Hip atau DDH (Kelainan Sendi Panggul Bawaan). Congenital Dislocation of the Hip atau DDH (Dislokasi Sendi Panggul Bawaan) di RSUD Lubuk Basung

RSUD LUBUK BASUNG BERHASIL MELAKUKAN OPERASI KASUS LANGKA DEVELOPMENTAL DYSPLASIA OF THE HIP (DDH) ATAU KELAINAN PANGGUL BAWAAN PADA ANAK
 
Tim medis RSUD Lubuk Basung dibawah koordinasi Dr. Hermansyah SpOT (Spesialis Orthopedi dan Traumatologi), berhasil melakukan operasi pada 3 orang pasien anak yang menderita kelainan panggul sejak lahir atau istilah latinnya disebut dengan Developmental Dysplasia of the Hip (DDH), atau dahulunya disebut dengan dislokasi panggul kongenital (Congenital Dislocation of the Hip).
Kelainan panggul ini termasuk suatu kelainan panggul pada anak anak yang cukup jarang ditemukan yaitu sekitar 1 per 10.000 kelahiran hidup, dan merupakan kasus yang sulit diagnosis dan penanganannya, sehingga sering terlambat, dan anak tersebut akan mengalami kaki pincang seumur hidupnya.
Alhamdulillah saat ini di RSUD Lubuk Basung, merupakan satu satunya Rumah Sakit Daerah di Sumatera Barat  yang bisa melakukan operasi terhadap kelainan panggul bawaan ini. Penanganan kasus ini sebelumnya belum pernah dilakukan di RSUD Lubuk Basung, kalaupun ada kasusnya biasanya akan dirujuk ke Jakarta, memerlukan biaya yang sangat banyak, karena sarana dan tenaga ahli yang belum tersedia.
Operasi ini dilakukan oleh Tim Bedah Tulang RSUD Lubuk Basung dibawah koordinasi Dr. Hermansyah SpOT, yang telah mendapat pendidikan khusus di bidang Orthopedi anak anak selama 3 bulan di bagian Orthopedi Anak, Seoul National University Hospital, Seoul, Korea Selatan tahun 2016.
Operasi yang telah dilakukan terhadap 3 orang pasien yaitu; 1 orang berasal dari Biaro, 1 orang berasal dari Payakumbuh, dan 1 orang lagi berasal dari Padang. Operasi yang dilakukan cukup sulit dan memakan waktu cukup lama sekitar 3-4 jam per kasusnya.
Dalam kesempatan ini direktur RSUD Lubuk Basung Dr. Bakhrizal M. Kes, merasa bangga dan memberikan apresiasi pada tim Bedah Tulang RSUD Lubuk Basung yang didalamnya juga termasuk Dokter Spesialis Anak RSUD Lubuk Basung karena telah berhasil melakukan operasi yang termasuk sulit dan bisa dilaksanakan dengan sarana dan prasarana yang ada di RSUD Lubuk Basung.
Selain itu Direktur RSUD Lubuk Basung menyokong penuh setiap staf dan karyawan RSUD Lubuk Basung untuk selalu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menangani pasien, dan tentunya akan memberikan keuntungan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Agam dan sekitarnya.
smartselectimage_2016-12-13-08-12-01
Sebelum operasi
smartselectimage_2016-12-13-08-10-29
Sesudah operasi

10 orang Korban Gempa Pidie Jaya Aceh, dioperasi Tim Medis FK-Unand/RSUP Dr. M. Djamil Padang

Tim Medis Bantuan Gempa Fakultas Kedokteran (FK) dan RS M Djamil Padang berhasil operasi 10 pasien korban gempa Pidie Jaya Aceh.

====================================================

Sabtu tanggal 10 Nopember 2016, Tim Medis Bantuan Gempa Pidie Jaya Aceh, dari Fakultas Kedokteran Unand/ RSUP Dr. M Djamil Padang telah kembali ke Padang.

Tim medis  yang terdiri dari 2 orang dokter spesialis  Orthopedi (bedah tulang) Dr. Hermansyah SpOT dan Dr. Roni Eka Sahputra SpOT, 1 orang dokter Anestesi Dr. Beni Indra SpAN,  tiga dokter spesifikasi residen bedah, Dr. Vandra, Dr. Davit, Dr. Ishak dan 2 orang perawat khusus kamar operasi, Dayat dan Wardani, total tenaga 8 orang.

Sebelumnya Tim Medis ini sudah langsung berangkat pada hari pertama begitu  ada kabar terjadi gempa berkekuatan 6,5 SR di kabupaten Pidie Jaya Aceh, karena terkendala penerbangan tim terpaksa menginap dulu di Medan, baru besoknya terbang dan mendarat di Aceh hari Kamis 8-12-2016, tim segera langsung menuju lokasi bencana dan sampai sekitar jam 15.00 siang.

Karena tim dari Padang membawa petugas dan peralatan yang cukup lengkap, maka tim segera melakukan persiapan operasi pasien yang mengalami patah tulang dan langsung melakukan operasi sebanyak 3 pasien pada sore dan malam harinya, dan dilanjutkan keesokan harinya.

Selama 2 hari bekerja Tim ini berhasil melakukan operasi pada pasien korban gempa yang mengalami patah tulang sebanyak 10 orang pasien.

Yang terdiri dari pasien patah tulang pada tungkai atas dan tungkai bawah sebanyak 5 orang, dan yang sangat menggembirakan tim medis dari Padang juga berhasil melakukan operasi 5 orang pasien yang mengalami patah tulang pada tulang belakang.

Seperti pengalaman bencana gempa, selain tenaga bantuan lainnya, maka tenaga medis yang banyak dibutuhkan adalah dokter spedialis bedah tulang atau orthopedi, karena dampak gempa pasti banyak warga yang tertimpa runtuhan bangunan sehingga banyak  yang menderita patah tulang.

Tim ini melakukan operasi di 2 rumah sakit, yaitu RS Zainal Abidin Banda Aceh dan RSUD Tengku Chik Di Tiro Sigli.

Selain melakukan operasi pasien patah tulang, tim juga menyampaikan bantuan dari IDI Sumatera Barat sebanyak 20 juta rupiah kepada korban gempa Pidea Jaya Aceh.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan 6,5 skala righter mengguncang Pidie Aceh Rabu subuh kemarin, tak hanya meruntuhkan ratusan bangunan, bahkan korban jiwa atas peristiwa itu, informasi sementara sudah mencapai 102 orang korban meninggal dunia dengan ratusan lebih warga mengalami luka berat dan ringan. Penulis Dr. Hermansyah SpOT

161211072507
Tim padang
161211072156
Tim padang
161211072014
Tim padang
161211072048
Operasi

Test The Water (CARA FITNAH PALING KEJAM DAN KEJI)

Renungan Pagi

“TEST THE WATER” ADALAH CARA FITNAH PALING KEJAM DAN KEJI

Akhir akhir ini kita sering mendengar kata kata baru yang muncul setelah adanya klarifikasi bahwa sebuah berita fitnah atau bohong telah terbukti atau diklarifikasi tidak benar, alih alih minta maaf dan mengakui kesalahannya si pelempar fitnah mengatakan bahwa yg kena fitnahlah yg menyebarkan fitnah atau berita bohong tersebut dan berlagak sebagai ‪#‎pahlawan‬ kebenaran… itulah istilah yg dipopulerkan dg nama “Test The Water”… fitnah berlipat
==================================================================
Imam Al- Qurthubi menerangkan kepada kita bahwasanya buruk sangka itu adalah melemparkan tuduhan kepada orang lain tanpa dasar yang benar. Yaitu seperti seorang menuduh orang lain melakukan perbuatan jahat, akan tetapi tanpa disertai bukti-bukti yang membenarkan tuduhan tersebut.
Allah Swt berfirman, “Hai orang- orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba- sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba sangka itu dosa. Dan janganlah mencari- cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Aadkah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al- Hujurat[49]

Ayat ini diperkuat dengan hadits Rasulullah Saw yang berbunyi, “Iyyakum wa dzana, fainna dzonna akdzabul hadits” yang artinya, “Jauhilah oleh kalian prasangka, karena sesungguhnya prasangka adalah perkataan paling dusta.” (Muttafaq alaih—Shahih)

Berdasarkan hal diatas sudah sangat jelas bahwa berprasangka buruk adalah suatu perbuatan yang sangat tercela dan diharamkan oleh Allah SWT, apalagi menyebarkan prasangka tersebut sehingga dia menjadi suatu berita fitnah yang sangat keji.

Kata fitnah di dalam bahasa Arab berarti namimah yaitu menyebarluaskan berita jelek atau cerita yang tidak benar tentang suatu hal atau orang lain, baik secara diam-diam maupun secara terbuka. Fitnah ini sebenarnya ditegakkan atas tiga perkara yaitu kedustaan, kedengkian dan kemunafikan. Fitnah sering terjadi ditengah-tengah kehidupan masyarakat. Fitnah tidak sekedar menyebarkan berita buruk, tetapi juga mengadu domba dan memutar balikkan fakta. Sehingga Allah SWT menggambarkan, bahwa fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan.
Perhatikan Firman Allah SWT :
“Fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan.” (QS. Al-Baqarah : 191)

Luka yang ditimbulkan oleh tajamnya pedang, mungkin masih bisa diobati. Tetapi luka yang ditimbulkan oleh tajamnya lisan (omongan, kata-kata) susah sekali dicari penawarnya. Itulah mengapa fitnah dikatakan lebih kejam dari pembunuhan. Saudaraku, seorang penyair Arab dalam sebuah syairnya mengatakan :
“Luka tombak ada obatnya. Luka lidah penawarnya tiada.”
Sementara dampak yang ditimbulkan oleh fitnah selalu negatif, tidak pernah ada yang positif. Karena itulah fitnah dikatakan berbahaya.

Adapun bahaya-bahaya yang ditimbulkan oleh fitnah antara lain sebagai berikut :
1. Menimbulkan kesengsaraan, baik bagi si pemfitnah maupun bagi yang di fitnah.
2. Menimbulkan keresahan ditengah masyarakat
3. Merusak sendi-sendi persatuan dan kesatuan
4. Mencelakakan orang lain
5. Merugikan orang lain dan diri sendiri
6. Masuk Neraka (mendapat siksa)
7. Diancam tidak masuk Syurga, sebagaimana Hadist Nabi SAW tersebut ini :
Rasulullah SAW bersabda :
“Tidak akan masuk Syurga orang yang suka adu domba (memfitnah).” (HR. Bukhari)

Lantas bagaimana cara menghindari penyakit fitnah itu ? Untuk menghindari penyakit fitnah itu ada beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu :
1. Selalu waspada dan hati-hati dalam setiap masalah
2. Jangan membuka rahasia (aib) orang lain
3. Menumbuhkan rasa persamaan dan kasih sayang sesama manusia
4. Mengamalkan ajaran agama
5. Membiasakan diri bersyukur kepada Allah SWT dan merasa cukup atas segala pemberian Allah.
6. Menjauhi seluruh penyebabnya, seperti mengikuti hawa nafsu, persaingan duniawi yang tidak bersih dan lain-lain
7. Berhati-hati dalam berbicara, bertindak dan dalam menerima kebenaran informasi.

Lantas apa yang kita lakukan kalua terlanjur berburuk sangka atau melakukan fitnah, dan ternyata terbukti bahwa apa yang kita sangkakan terseut terbukti tidak benar?
Allah berfirman dalam al Quran surat Ali Imran: 135

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ (135)
Orang yang mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri kemudian mereka segera meminta ampun kepada Allah dan tidak mengulangi lagi perbuatan itu.
Atau dengan kata lain bertaubat dari dosa yang telah diperbuat.

Lantas apa syarat dan cara bertaubat
SYARAT-SYARAT TAUBAT
Para ulama menjelaskan syarat-syarat taubat yang diterima Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagai berikut:
1. ِالإِقْلاَعُ(al iqla’u), orang yang berbuat dosa harus berhenti dari perbuatan dosa dan maksiat yang selama ini ia pernah lakukan.
2. النَّدَمُ (an nadamu), dia harus menyesali perbuatan dosanya itu.
3. اَلْعَزْمُ (al ‘azmu), dia harus mempunyai tekad yang bulat untuk tidak mengulangi perbuatan itu.
4. Jika perbuatan dosanya itu ada hubungannya dengan orang lain, maka di samping tiga syarat di atas, ditambah satu syarat lagi, yaitu harus ada pernyataan bebas dari hak kawan yang dirugikan itu. Jika yang dirugikan itu hartanya, maka hartanya itu harus dikembalikan. Jika berupa tuduhan jahat, maka ia harus meminta maaf, dan jika berupa ghibah atau umpatan, maka ia harus bertaubat kepada Allah dan tidak perlu minta maaf kepada orang yang diumpat.

Di samping syarat-syarat di atas, dianjurkan pula bagi orang yang bertaubat untuk melakukan shalat dua raka’at yang dinamakan Shalat Taubat, berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Abu Bakar Radhiyallahu ‘anhu, bahwa ia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
مَا مِنْ رَجُلٍ يُذْنِبُ ذَنْباً ثُمَّ يَقُوْمُ فَيَتَطَهَّرُ ثُمَّ يُصَلِّى ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللهَ إِلاَّ غَفَرَ اللهُ لَهُ ثُمَّ قَرَأَ هَذَهِ الآيَةَ (وَالَّذِيْنَ إِذَا فَعَلُوْا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوْا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوْا اللهَ فَاسَتَغَفَرُوْا لِذُنُوْبِهِمْ.
“Jika seorang hamba berbuat dosa kemudian ia pergi bersuci (berwudhu’), lalu ia shalat (dua raka’at), lalu ia mohon ampun kepada Allah (dari dosa tersebut), niscaya Allah akan ampunkan dosanya”.
Kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca ayat ini:
وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَىٰ مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ
“Dan orang-orang yang apabila mengejakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat kepada Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka, dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu sedang mereka mengetahui”. [Ali ‘Imran : 135].”

Kembali pada fenomena melempar isu “test the water” yang sering kita dengar saat ini, kenapa saya katakan sangat kejam dan licik serta menimbulkan dosa berlipat?

Alih alih mau bertaubat, minta ampun dan minta maaf kepada orang yang telah kena buruk sangka dan fitnah tersebut, yang dilakukan malahan sebaliknya kembali melakukan fitnah lanjutan dengan melemparkan tuduhan bahwa yang menyebarkan fitnah tersebut adalah orang yang kena fitnah, dan yang menyebar fitnah bertindak seolah telah menjadi “#pahlawan” karena terbukti fitnahannya tidak benar, dan malahan melemparkan tuduhan baru kepada yang kena fitnah. Nauuzubillahi min zalik

South Korea Tulip Festival. Taean Tulip Festival. Wisata Korea Selatan. Festival Bunga Tulip di Korea Selatan. Festival Bunga Tulip Taean yang Menawan

WISATA KOREA SELATAN, FESTIVAL BUNGA TULIP DI KOREA SELATAN

Dr. Hermansyah, SpOT

A

Taean Tulip Festival, 17 April 2016

Bunga Tulip, adalah bunga yang melambangkan rasa cinta dan keindahan dunia. Kecantikan bentuk dan penampilan warnanya sangat sulit digambarkan.

Bunga yang identik dengan negeri Belanda ini begitu digemari hampir oleh seluruh umat manusia. Setiap tahun khususnya pada saat musim dingin (Maret, April, dan Mai), ratusan ribu turis berbondong-bondong mengunjungi negeri Belanda hanya sekedar untuk dapat melihat keindahan bunga bernama latin Tulipa prominence ini.

Kota yang selalu dikunjungi untuk melihat keindahan tulip di negeri Belanda adalah kota Anna Paulowna, kota Keukenhof dan beberapa kota lainnya seperti Lisse, Noordwijk dan Sassenheim. Kota ini terletak di Belanda Utara (North Holland). Di kota ini, banyak terdapat taman-taman bunga tulip yang menawarkan panorama estetik khas kebun bunga tulip.

DSC_0093

Taean Tulip Festival, 17 April 2016

Kendati sangat identik dengan negeri Belanda, ternyata bunga Tulip bukanlah bunga asli Belanda. Bunga ini sebetulnya berasal dari Asia Tengah.

Bunga Tulip dahulunya adalah bunga yang tumbuh secara liar di kawasan Pegunungan Pamir, Stepa di Kazakhstan, dan Pegunungan Hindu Kush. Karena keindahannya dan kecantikannya, bunga Tulip kemudian mampu memikat Kerajaan Ottoman Turki, sehingga pada tahun 1080 mereka mulai membudidayakannya.B

Taean Tulip Festival, 17 April 2016

Karena kecantikannya, bunga Tulip kemudian mulai populer dan pembudidayaannya merambah daerah-daerah lain di sekitaran Asia Tengah, seperti Rusia, pesisir Laut Hitam, dan Krimea. Kepopuleran ini terjadi karena bunga tulip seringkali disanjung-sanjung dalam berbagai puisi.

Pada abad ke 12 misalnya, Omar Khayam membuat sebuah puisi berjudul “Tulip Bunga Surga”. Selanjutnya, pada abad ke 13, keindahan bunga tulip dijadikan penggalan syair oleh beberapa penyair sufi. Hingga akhirnya pada tahun 1500-an, Tulip mulai diperkenalkan ke Austria (Eropa Timur), dimana pada saat itu, daerah ini berada di bawah kekuasaan Turki Ustmany.

D

Taean Tulip Festival, 17 April 2016

 Pada tahun 1592, seorang duta besar Austria yaitu Ogier Ghiselain de Busbecq membawa koleksi biji bunga Tulip dari Wina. Biji-biji tersebut kemudian diberikan kepada temannya yang seorang ahli perkebunan Belanda yakni Carolus Clusius. Biji-biji tersebut kemudian ditanam dikebun praktik Universitas Leiden, Belanda pada tahun 1593. Karena hal itu, Carolus Clusius dikemudian hari menjadi tokoh besar dalam sejarah bunga Tulip di Eropa.

Carolus sangat tertarik dengan keindahan bunga Tulip yang ditanamnya. Berbekal pengetahun yang dimilikinya, Carolus kemudian melakukan penelitian untuk memperoleh variasi warna bunga Tulip baru. Penelitianpun berhasil, beberapa variasi warna Tulip baru diperoleh Carolus. Tampilan bunga Tulip yang awalnya sudah indah, semakin menjadi lebih indah berkat penelitian yang dilakukan oleh Carolus.

Melihat keindahan warna tersebut, banyak orang-orang disekitar Carolus yang ingin membeli bunga hasil penelitinnya itu. Sebagian besar justru menginginkan Carolus menjual benih bunga Tulip tersebut untuk dibudidayakan kembali. Dan sejak saat itulah bunga tulip menjadi populer di negeri Belanda, sudut-sudut kota dipenuhi dengan pemandangan bunga Tulip yang indah dan menawan.

E

Taean Tulip Festival, 17 April 2016

Jadi selama ini kita mendengar Bunga Tulip  identik dengan negara Belanda, padahal bukan.

Untuk saat ini kita tidak harus pergi jauh agar bisa menikamti keindahan Bunga Tulip melalui Festival Tulip. Sekarang Bunga Tulip  bisa dinikmati di hampir di semua negara Asia, termasuk Singapura.

C

Taean Tulip Festival, 17 April 2016

Korea Selatan tiap tahunya mempunyai tiga tempat yang popular untuk menikmati keindahan Bunga Tulip, yaitu:

  1. Everland Tulip Festival (http://english.visitkorea.or.kr/enu/ATR/SI_EN_3_1_1_1.jsp?cid=1906831)

Festival Tulip di Everland, berlangsung pertengahan April sampai pertengahan Mai setiap tahunnya. Terdapat hampir 1,2 juta bunga Tulip dari lebih dari 100 macam varietas bunga Tulip, disamping itu kita juga bisa menikmati bermacam macam wahana permainan yang ada di tempat ini. Biaya masuk ke Everland lumayan mahal sekitar 48.000 Won (Rp 560.000), untuk orang asing kalau saya ngak salah ada potongan menjadi sekitar 38-40.000 Won.

Anda juga bisa menggunakan beberapa biro perjalanan yang melaksanakan tour sehari menuju Everland.

Untuk pergi ke Everland bisa dengan menggunakan Subway ataupun bus, waktu perjalanan diperkirakan sekitar 2-2,5 jam untuk mencapai Everland dari kota Seoul:

  • Subway menuju stasiun Jeondae/ Everland, kemudian exit 3, dan naik shuttle bus ke Everland
  • Sinnonhyeon Station, Gangnam Station, Yangjae Station: Bus No. 5002
  • Pangyo, Segok-dong, Suseo Station, Songpa Station, Jamsil Station, Gangbyeon Station: Bus No. 5700
  • Sadang Station, Nambu Terminal (via Bundang and Gwangju): Bus No. 1500-2
  • Gangbyeon Station, Gangdong Station (via Gwangju): Bus No. 1113

 G

Everland Tulip Festival

  1. Shinan Tulip Festival (http://english.visitkorea.or.kr/enu/ATR/SI_EN_3_2_1.jsp?cid=1584299)

Di tempat ini ditanam lebih dari 3 juta bunga Tulip, dan merupakan tempat terbaik untuk pertumbuhan bunga tulip di Korea. Lokasinya cukup jauh dari kota Seoul, ke arah Selatan dari kota Seoul, dan terletak di sebuah pulau Shinan.

Transportasi menuju kesana ada beberapa cara:

  • Gwangju, naik bus menuju Gwangju dari terminal bus seperti ke Taean, turun di Gwangju U-Square Bus Terminal, naik bus lagi menuju Jido, dan turun di Jido Jeomam Dock. (Jadwal Bus: 6:25, 8:30, 9:25, 11:20, 13:00, 15:40, 17:50, 19:00)
  • Mokpo
    Naik bus menuju Mokpo dari terminal bus seperti ke Taean, turun di Gwangju U-Square Bus Terminal, naik bus lagi menuju Jido, dan turun di Jido Jeomam Dock. (Jadwal Bus: 6:45, 7:45, 9:50, 11:20, 14:25, 15:30, 16:30, 18:55)
  • Naik Ferry dari Jeomam Dock menuju Imja Dock, naik bus tranfers menuju festival Tulip (Jadwal Ferry: 07:00-18:30 (setiap 20 menit) / 20:00-22:00 (setiap 1 jam)

H

Shinan Tulip Festival

  1. Taean Tulip Festival (http://english.visitkorea.or.kr/enu/ATR/SI_EN_3_2_1.jsp?cid=1990572)

Taean Tulip Festival terpilih menjadi salah satu dari lima festival Tulip yang paling terkenal di Asia, yang dimulai sejak tahun 2012. Lokasinya berada didaerah pantai di daerah Taean, disini anda akan disuguhi dengan bermacam macam keindahan bunga tulip dalam bentuk beberapa macam konfigurasi, dengan biaya masuk relatif murah, sekitar 9.000 Won (Rp 105.000,-), untuk orang asing dapat potongan sekitar 2.000 Won (Rp 20.000) atau sekitar  7.000 Won (Rp 85.000,-)

Untuk menuju Taean festival, bisa menggunakan bus dari intercity terminal seperti Dong Seoul Bus Terminal ataupun dari Nambu Terminal Seoul dan ambil bus express intercity menuju Termial  bus Taean, biasannya perjalanan sekitar 2,5 – 3 jam. Kemudian ambil bus menuju Gomseom di Gate 19, dan turun di Morenon (sekitar 1 jam). Tidak usah khawatir, bilang saja pada supir busnya pergi ke festival Tulip, maka dia akan menghentikan bus di Festival Tulip Taean.

Kemudian berjalan kaki sekitar 600-700 meter, dan anda akan sampai di Festival Tulip Taean.

K

Taean Tulip Festival, 17 April 2016

A

Taean Tulip Festival, 17 April 2016

 J

Taean Tulip Festival, 17 April 2016

I

Taean Tulip Festival, 17 April 2016

L

Taean Tulip Festival, 17 April 2016

T

Taean Tulip Festival, 17 April 2016 (Jenis Ronaldo)

s

Taean Tulip Festival, 17 April 2016

M

Taean Tulip Festival, 17 April 2016

n

Taean Tulip Festival, 17 April 2016

 p

Taean Tulip Festival, 17 April 2016

Bukhansan National Park, Baegundae Peak, South Korea. Wisata Korea Selatan, Taman Nasional Bukhansan.

TAMAN NASIONAL BUKHANSAN, BAEGUNDAE PEAK, WISATA KOREA SELATAN

Dr. Hermansyah, SpOT

Bagi anda yang senang berpetualang atau mendaki gunung, tetapi tidak mempunyai waktu yang cukup banyak saat berkunjung ke Korea Selatan, maka beberapa taman nasional dibawah ini bisa menjadi salah satu alternatif wisata alam yang sangat menawan, tapi dengan biaya yang relative murah meriah, hanya perlu transportasi, dan beberapa keperluan hiking seperti sepatu gunung, tongkat, ataupun jaket (kalau bagi anda yang tidak terlalu sering melakukan kegiatan mendaki, peralatan tadi saya kira tidak perlu dilengkapi, mungkin hanya cukup tongkat saja yang bisa dibeli dengan harga sekitar 15.000 Won untuk sepasang tongkat, dan dapat dipakai untuk dua orang).

Diantara 20 Taman Nasional yang ada di Korea Selatan, lokasinya yang cukup dekat dari kota Seoul adalah, Taman Nasional Bukhansan dan Taman Nasional Seoraksan. Kedua lokasi ini sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal dan manca negara, karena tracknya yang cukup dekat, hanya berkisar 3,8 Km, dengan menampilkan pemandangan yang sangat mengagumkan.

Korea National Park

http://english.knps.or.kr/Knp/AboutNP.aspx?MenuNum=1&Submenu=AboutNP

Bukhansan Nat Park

Taman Nasional Bukhansan
http://english.visitkorea.or.kr/enu/ATR/SI_EN_3_1_1_1.jsp?cid=264309
Seoroksan Nation Park
Taman Nasional Seoraksan
http://english.visitkorea.or.kr/enu/ATR/SI_EN_3_1_1_1.jsp?cid=264211
Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya mendaki salah satu puncak di Taman Nasional Bukhansan Korea Selatan yang jaraknya sekitar 1 setengah jam dari kota Seoul.
Pada hari Rabu, tanggal 13 April 2016, di Korea Selatan sedang diadakan Pemilu untuk memilih anggota Parlemen Korsel, dan tentu saja sama dengan banyak negara lainnya, pada hari tersebut termasuk hari libur Nasional, dan tentu saja saya tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Saya langsung mengontak beberapa kawan yang sama sama sedang melaksanakan fellowship bidang spesialisasi di beberapa rumah sakit di Korea, dan ada 3 orang yang bersedia untuk ikut yaitu Dr. Arif, Dr, Ivana, Dr, Denny, dan saya sendiri Dr. Hermansyah. Kami sepakat untuk memilih yang dekat saja yaitu Taman Nasional Bukhansan.
Dr. Arif kebagian untuk mencari detail perjalanan, dari mana berangkat, transportasi yang akan digunakan, dan rute yang akan ditempuh. Dr. Denny membawa peralatan makan dan sajadah, serta Dr. Ivana membawa makanan kecil serta minuman.
Saya menyediakan diri untuk mempersiapkan akomodasi makan siang, minuman dan tikar untuk makan siang dan sekaligus tempat Shalat. Menu yang saya buat cukup sederhana, goreng teri dan kentang, telur dadar, sayurnya cukup potong potongan ketimun, dan tentu saja tidak ketinggalan nasi putih, karena informasinya cukup sulit untuk mendapatkan makanan yang dijamin halal di sini.
Setelah melakukan pencarian di internet, maka diputuskan jalur yang akan ditempuh mulai dari stasiun yang mempunyai jalur MRT line 3, terus berhenti di Stasiun Gupabal dan berkumpul di exit 1. Kemudian dari sana naik bus no 704, tidak usah ragu, karena akan banyak kelihatan orang yang siap dengan perlengkapan mendaki, dan juga banyak orang tua diatas 60 tahun, tapi mereka kelihatan masih gesit dan kuat. Bus tersebut akan membawa kita ke arah Taman Nasional Bukhansan, jangan takut sang Sopir akan teriak saat ada perhentian di depan taman nasional tersebut; “Bukhansan….Bukhansan….Bukhansan”

DSC_0762
Taman Nasiona Bukhansan, kami belum tahu sama sekali kearah mana pendakian akan dilakukan….

Setelah turun dari Bus, kami ikut saja dengan rombongan wisatawan lainnya yang keliatnnya akan mendaki juga. Sampai dipintu taman Nasional Bukhansan, tentu saja kami tidak lupa mengambil foto di pintu gerbang, saat minta tolong pada penjaga karcis, ternyata beliau sangat ramah dan mau membantu serta menunjukkan secara detail rute yang harus kami tempuh untuk menuju salah satu puncak di Taman Nasional Bukhansan ini. Awalnya kami terkejut ketika dia menunjuk ke salah satu puncak bukit batu yang terlihat dari bawh, “that is Baegundae Peak, the most popular peak at the Bukhansan Nationla Park”, karena jalan yang akan kami lalui keliatannya biasa biasa saja, seolah tidak ada tantanganya, ada kawan yang nyeletuk, “hiking kok gini jalanya” (padahal nantinya beliau ngos ngosan dan mau nangis tuh). Berhubung hari ini hari libur, mungkin juga karena ada Pemilu, maka untuk hari ini free pass, biasanya bayar sekitar 4000 Won.
Ternyata track yang kami lalui cukup jauh sekitar 3,8 Km untuk mencapai Baegundae Peak, dan menurut petugas tadi butuh waktu sekitar 2 jam perjalanan, wahhh cukup lama juga, tapi karena cukup ramai ya senang senang saja.

Perjalanan dilanjutkan sambil bergurau, ternyata tidak seperti dugaan semula, tracknya mulai menanjak dan kemiringannya mulai memeras lutut dan membuat suara nafas kami mulai kedengaran alias ngos ngosan …. Hehehehe…
Kami awalnya tidak tahu yang mana yang dimaksud dengan ”Baegundae Peak”, sehingga acuh saja saat ditanya mau kemana, dan setuju saja saat ditunjukkan arah ”Baegundae Peak” di peta. Ternyata ”Baegundae Peak” berada dalam lingkaran merah pada foto berikut ini, untung kami tidak tahu bukit yang mana yang akan didaki dari awal, kalau ketahuan dari awal sudah pasti kami akan balik kost saat itu juga  “hehehehehe”

 

Begunden Peak

Awal tracking, dengan latar belakang “Baegundae Peak” yang belum kami ketahui….

Akhirnya dengan berbagai alasan untuk ambil foto dan sebagainya (istilah lain untuk ambil nafas dan meregangkan kaki) waktu tempuh jadi molor menjadi 2 kali lipat menjadi sekitar 4 jam perjalanan. Apalagi ada teman yang sudah cukup lama tidak berjalan jauh dan berat badan yang agak berlebih dan track yang sangat curam dan kadang kadang harus menggunakan tangga dari batu, tangga dari papan, ataupun dengan menggunakan beberapa tali yang memang telah disiapkan. Tapi semua kelelahan tersebut selalu bisa diimbangi dengan pemandangan yang menakjubkan serta dihiasi bunga sakura yang sedang bermekaran.

2
4 5

22

Diputuskan untuk makan siang terlebih dahulu, hehehehe…. Ludes semuanya, …apakah karena saya yang pintar masak…atau kelaparan?? Kayaknya  yang pertama sehhh… maklum orang Padang pasti pintar masak….

7
Sekaligus diputuskan untuk shalat Jamak Qashar, Zuhur dan Ashar…… dan wajah wajah ceria setelah kebutuhan utama terpenuhi…. Siap untuk melanjutkan perjalanan…

20
Akhirnya setelah mendaki lebih kurang 4 jam,  kami sampai juga di kaki “Baegundae Peak”…. Pasti mejeng dulu, karena ini merupakan awal yang tersulit dari pendakian ini.

21
Perjuanga terakhir menuju “Baegundae Peak”, namun karena terjalnya pendakian, dr. Ivana SpKN (Fellowship Kedokteran Nuklir) memutuskan untuk tidak melanjutkan pendakian dan “cukup bahagia” sudah samapai sejauh ini..

DSC_0845
DSC_0867
Kelihatan dari jauh kota Seoul (Dr. Hermansyah, Fellowship Pediatric Orthopaedic)

11
Pemandangan yang luar biasa indahnya

(Dr. Denny, Resident Orthopedi dari Unpad)

12.jpg
Kepenatan digantikan oleh wajah yang ceria

(Dr. Arif SpOT, Fellowship Pediatric Orthopaedic dari UNAIR)

13.jpg
Perjuangan menuju titik akhir….

Begundae bendere
14
Alhamdulillah…semua lelah dan capek itu terbayarkan setelah mencapai “Baegundae Peak”, cuman sayang sekali, kita tidak membawa bendera Indonesia saat itu…

15
Di ketinggian 836 Meter DPL….

16
Hanya satu kata “Subhanallah”…..

Setelah melepas lelah sekitar 15 menit kami memutuskan untuk turun kembali, dan perut mulai terasa linu disamping lutut yang sudah menjerit membayangkan akan turun kembali ke bawah dengan menempuh jarak sekitar 3,8 KM lagi….
Namun, Alhamdulillah saat kembali mencapai titik kaki “Baegundae Peak” kami bertemu dengan seorang pendaki Korea yang mengajak untuk turun ke arah berlawanan dengan saat kami naik tadi, rupanya ada jalan yang lebih singkat hanya berjarak 1,8 KM dari kaki “Baegundae Peak”, tetapi keliatannya jalannya lebih curam, tetapi kami tetap memutuskan untuk mengikuti jalan ini karena lebih dekat separohnya dari track pertama tadi.
Dari sini kami akan turun menuju ke Pos Baegundae Park Information Center dengan jarak sekitar 1,8 KM, namun track yang dilalui lebih curam, kemudian dari Baegundae Park Information Center boleh diteruskan pakai taksi menuju stasiun Yusu dan kembali ke Seoul dengan menggunakan MRT line 4, atau bisa juga diteruskan berjalan lebih kurang 800 meter lagi kebawah untuk mampir ke kota Suyu-Dong, dan naik bus 02 menuju stasiun Yusu dan terus ke Seoul
19
Di Pos Polisi menjelang Baegundae Park Information Center, masih mencoba tersenyum dengan tenaga yang tersisa….

Demikianlah sedikit pengalaman mendaki dan menikmati alam di taman Nasional Bukhansan, Seoul, Koea Selatan, semoga bermanfaat..

Seoul, 13 April 2016
Dr. Hermansyah Koto