DISTORSI INFORMASI TKA CHINA YANG SENGAJA DIPELIHARA

TKA CHINA DAN DISTORSI INFORMASI 10 JUTA TKA CHINA MENYERBU INDONESIA

RESUME

  1. FOTO 1 dan 2. SELALU DIPAKAI UNTUK PROVOKASI BANJIRNYA TKA CHINA, ADALAH FOTO LAMA TAHUN 2013, YAITU PENANGKAPAN TKA ILEGAL CHINA DI PLTU JUNGKAT KALBAR.(TIDAK BENAR TERJADI SAAT PEMEINTAHAN SEKARANG) https://kalbar.antaranews.com/berita/311294/polda-kembalikan-78-pekerja-china-ke-kamp dan https://www.antarafoto.com/peristiwa/v1363697721/tangkap-pekerja-asing-ilegal  2018-06-13 11.22.252018-06-13 12.57.02
  2. FOTO 3. FOTO TAHUN 2016, SAAT TKA CHINA DITANGKAP DI PABRIK SEMEN CONCH DI PULO AMPEL SERANG, YANG DIBANGUN MULAI TAHUN 2012, PRODUKSI 2014. (TIDAK BENAR DIMULAI SAAT PEMERINTAHAN SEKARANG) https://www.youtube.com/watch?v=CCqnkUpzdK8&app=desktop 2018-06-13 11.43.17
  3. FOTO 3 ADALAH FOTO DIAMBIL DARI VIDEO, SAAT DEMO BURUH PABRIK NIKEL MOROWALI, 2016, TIDAK TERLIHAT TKA CHINA. https://www.youtube.com/watch?v=TD4nuURqI1k TKA China
  4. TENAGA KERJA CHINA DI PABRIK NIKEL MOROWALI SUDAH MULAI ADA SEJAK MULAI AKTIFITAS TH 2009, (TIDAK BENAR SEJAK ZAMAN PEMERINTAHN SEKARANG), TKA CHINA SAAT INI BERJUMLAH 2.100 ORANG, DARI TOTAL 19.175, ATAU SEKITAR 10%. https://news.detik.com/berita/d-3985967/bukan-3-ribu-orang-pt-imip-kami-pekerjakan-2100-tka-china    https://beritagar.id/artikel/laporan-khas/kapital-tiongkok-di-ketiak-sulawesi
  1. TARGET MENDATANGKAN 10 JUTA WISATAWAN CHINA DI DISTORSI MENJADI “MENDATANGKAN 10 JUTA WARGA/TKA CHINA) https://www.kabarkanlah.com/2015/06/03/soal-migrasi-10-jt-warga-china-ini-yang-benar/
  2. TKA CHINA SEJAK TAHUN 2012 BERJUMAH 16.149, TAHUN 2017 MENINGKAT 24.800 ORANG, ATAU 1730/ THN (10,7%) , JAUH LEBIH SEDIKIT DARI PENINGKATAN INVESTASI CHINA MENCAPAI 1.800% https://finance.detik.com/infografis/d-3991607/berapa-jumlah-tenaga-kerja-asing-di-ri   https://drhermansyahkoto.com/2018/04/26/tka-investasi-china/

tka 4

NARASI

Angka 10 juta mulanya dipopulerkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ibu Marie Pangestu, angka tersebut adalah target kunjungan wisata tahun 2014-2015, dalam rangka peningkatan kunjungan wisman ke Indonesia. https://travel.kompas.com/read/2013/05/07/19561077/Kemenparekraf.Target.2015.Kunjungan.Wisman.10.Juta

Nah dizaman pemerintahan Jokowi target ini ditingkatkan 2 kali lipat menjadi 20 juta wisman yang berkunjung ke Indonesia, nah dari 20 juta, tersebut, Presiden menargetkan sebanyak 10 juta berasal dari China, hal ini dikarenakan trend turis China yang terus meningkat melakukan perjalanan wisata ke luar negeri. https://lifestyle.okezone.com/read/2015/08/14/406/1196190/10-juta-turis-china-target-arief-yahya

Dari sinilah #Gorengan tersebut dimulai. Angka 10 juta tersebut di distorsi  dan diobah narasinya menjadi; “Jokowi akan mendatangkan 10 juta TKA China ke Indonesia”, gorengan tersebut dimulai berita pindahnya 10 juta warga Tiongkok itu disebarluaskan oleh situs-situs abal-abal. Intelijen.co, dengan judul “Jokowi akan Impor 10 Juta Warga Cina, Mau Beranak-pinak di Indonesia?, menuliskan, “Pernyataan Wakil Perdana Menteri China Liu Yandong, yang menargetkan pertukaran sepuluh juta warga Cina di Indonesia pada 2020 memunculkan kontroversi. Rencana itu bisa dipersepsikan sebagai upaya ‘mengimpor’ imigran dari Cina ke Indonesia.” https://www.intelijen.co.id/jokowi-akan-impor-10-juta-warga-cina-mau-beranak-pinak-di-indonesia/

Kicauan penulis Zara Zettira ZR yang mengecam kerjasama bilateral Indonesia-Cina tersebut dijadikan sumber oleh situs intelijen wanna be ini.

“10 juta jiwa mau beranak pinak di Indonesia? Menularkan ideologi-ideologinya? Penduduk dituker-tuker kayak sandal jepit aja,” cuap Zara Zettira lewat akun Twitter ‏@ZaraZettiraZR seperti yang di-copas intelijen.co.

Kemudian ditambahkan, “10 juta jiwa itu setara dengan jumlah penduduk satu negara Eropa Timur! Transmigrasi antar daerah aja bermasalah apalagi antar negara?”

Lalu, “Waktu kampanye kok ngga dijelasin tencana impor penduduk China?” kicau @ZaraZettiraZR.

Informasi “menarik” tersebut tentu saja tidak dilepaskan oleh situs-situs pendakwah. Dengan judulnya “5 Tahun Jokowi Memimpin, 30 Juta Cina Masuk Indonesia!” VOA-Islam menuliskan, “Jumlah penduduk Cina akan menggeser kaum pribumi. ..Jika saat ini jumlah etnis Cina 15-20 juta, dipastikan akan melesat tajam di tahun 2020. Dengan kejayaan ekonomi dan uang yang berlimpah, etnis China tak akan terbendung menjajah suku-suku pribumi yang semakin minoritas. http://www.voa-islam.com/read/politik-indonesia/2015/05/31/37312/migrasi-cina-terselubung-dimulai-puluhan-ribu-ktp-indonesia-dipalsukan/#sthash.kXsyvIqI.dpbs

Dan tentu saja PKSpiyungan ambil bagian. Judulnya “5 Tahun Jokowi, 30 Juta China Bermigrasi”. Situs kebanggaan para kader dakwah ini mem-publish tulisan Nandang Burhanudin yang mengaku mantan dosen di Kolej Islam Muhammadiyah Singapore. Nandang menulis, “Kita paham, Indonesia sangat rapuh dan lemah dalam hal data kependudukan. KTP dan KK mudah dibuat dengan FULUS. Wilayah Indonesia yang luas, sangat sulit dikontrol. Migrasi China bisa via laut atau daratan Indonesia, hingga pulau-pulau terluar. Nah itu dulu. Kini setelah era Jokowi, hal-hal sulit tak lagi perlu terjadi. Jokowi sudah memfasilitasi dan rakyat Indonesia sangat murah hati, mengimpor pekerja-pekerja China dengan triliunan devisa negara yang tak lain pajak rakyat.

Jika saat ini jumlah etnis China 15-20 juta, dipastikan akan melesat tajam di tahun 2020. Dengan kejayaan ekonomi dan uang yang berlimpah, etnis China tak akan terbendung menjajah suku-suku pribumi yang semakin minoritas. Strategi China benar-benar menerapkan strategi Yahudi menyingkirkan rakyat Pribumi Palestina dan strategi Singapore yang menyingkirkan rakyat melayu. Bagi mereka, era Jokowi adalah anugerah setelah era Gus Dur. Namun kebanyakan umat Islam tersihir, hingga tak sadar akan proyek Chinailah Indonesia.

Seperti yang dikicaukan Zara, 10 juta bukanlah jumlah yang sedikit, angka itu melebihi jumlah penduduk di berbagai negara. Jumlah itu hampir sama dengan populasi penduduk Jakarta yang diketahui sebagai daerah terpadat di Indonesia. Maka, paling tidak dibutuhkan lahan seluas Jakarta untuk menampung 10 juta warga Tiongkok. Maka, jumlah 10 juta itu menarik untuk dicari tahu asal usulnya.

Dari hasil penelusuran, ternyata angka 10 juta itu ditemukan di kabar24.bisnis.com/ Bisnis Indonesia. Dalam berita yang diberi judul “RI-China Sepakati Pertukaran 10 Juta” Warga”, Bisnis.com menulis, “Demi mempererat hubungan bilateral, China dan Indonesia menargetkan pertukaran sepuluh juta warganya dalam berbagai bidang pada 2020” Berita itu diturunkan Bisnis.com dari pernyataan Wakil Perdana Menteri China Liu Yandong dalam sambutan pada kuliah umum dengan “Mempererat Pertukaran Antara Masyarakat, Bersama Membina Persahabatan Tiongkok—IndonesiaKampus Universitas Indonesia, Rabu (27/5/2015).

Sedangkan media-media lainnya yang meliput acara yang sama tidak menyebutkan “10 juta”

Lihat saja di:

http://nasional.kompas.com/read/2015/05/27/19373091/Kepada.Wakil.PM.Jokowi.Minta.Tiongkok.Tak.Sekedar.Janji.Investasi.di.Indonesia

http://news.liputan6.com/read/2240428/wakil-pm-liu-kerja-sama-china-indonesia-sejahterakan-dunia

http://edukasi.sindonews.com/read/1006009/144/china-ajak-ui-kerja-sama-pendidikan-1432722279

Demikian juga berita yang dirilis situs resmi Fisip UI, http://fisip.ui.ac.id/kuliah-umum-y-m-madam-liu-yandong-wakil-perdana-menteri-republik-rakyat-tiongkok/

Bisa juga dilihat pembahasannya di sini

https://www.kabarkanlah.com/2015/06/03/soal-migrasi-10-jt-warga-china-ini-yang-benar/

Setelah itu mulailah #gencar sekali cerita burung provokativ 10 Juta TKA China sampai sekarang https://www.youtube.com/watch?v=X7MIaLrt7ZQ  yang dibumbui dengan kalimat provokativ; lainnya seperti: “TKA China tersebut sudah disiapkan e-KTP, yang dicetak di China dan Prancis”, hal ini dilakukan dengan membonceng #Keributan Kasus e-KTP, serta mega korupsi yang terjadi zaman SBY tersebut (aneh saja kok malahan Jokowi yang lagi lagi menjadi #tumbalnya).

Gorengan tersebut dibumbui dengan foto foto penangkaan TKA Ilegal China di daerah Kalbar, tepatnya di proyek pembangkit Listrik Jungkat tahun 2013. Selama lebih 4 tahun terakhir (sebelumnya jarang atau ngak pernah foto ini digunakan), setiap ada cerita tentang TKA China, foto itu selalu menjadi trend dan mejeng disetiap cerita/ tulisan tentang TKA China. https://www.antarafoto.com/peristiwa/v1363697721/tangkap-pekerja-asing-ilegal dan https://kalbar.antaranews.com/berita/311294/polda-kembalikan-78-pekerja-china-ke-kamp

Demikian juga foto demonstrasi buruh di Pabrik Nikel Morowali tahun 2016, selalu dipakai untuk menggambarkan betapa banyaknya TKA China di Indonesia, padahal kalau kita lihat lebih rinci, gambar tersebut, tidak terlihat sama sekali TKA China (TKA China kok kulitnya Gelap atau Sawo Matang hehehe). https://www.youtube.com/watch?v=TD4nuURqI1k

Oh ya perlu diketahui, Pabrik Nikel di Morowali, mulai melakukan kegiatan sejak tahun 2009, kemudian saat ada UU Minerba, yang mewajibkan pembangunan smelter di Indonesia, maka pabrik nikel tersebut yang merupakan patungan Shanghai Decent Investment (China) dengan PT Bintang Dlapan Investama, melakukan pembangunan besar besaran Industrial Park yang dikenal dengan PT. Indonesia Morowali Industrial Park  (PT. IMIP) tahun 2013, https://beritagar.id/artikel/laporan-khas/kapital-tiongkok-di-ketiak-sulawesi , jadi sangat tidak tepat kalau menuduh bahwa Jokowi mendatangkan jutaan TKA China ke Indonesia, karena kenyataanya peningkatan investasi China sangat intensiv dimulai sejak zaman SBY. http://imipmorowali.blogspot.com/2017/04/ptimip-pt-indonesia-morowali-industrial.html

Demikian juga ada potongan foto dari video TKA China Ilegal yang ditangkap di daerah pembangunan/ produksi PT Semen Conch Indonesia tahun 2016, nah sama dengan PT. IMIP, pabrik ini mulai dibangun tahun 2012, dan produksi September 2014. Sekali lagi TKA Ilegal tersebut, besar kemungkinan sudah ada sejak tahun 2012 tersebut, namun lagi lagi Jokowi yang jadi #Tumbal. Kemana saja ya Menakernya???

Disisi lain, jumlah TKA China tahun 2012, sudah mencapai 16.149 orang, http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt54ef36f5d2c74/tahun-2014–jumlah-tka-68762-orang , 5 tahun kemudian, jumlah tersebut meningkat menjadi 24.800 org, atau tiap tahun bertambah sekitar 1730 org/ tahun (10%), bukan jutaan yaaaaa, kalau secara keseluruhan selama 5 th terjadi peningkatan sekitar 53%. https://finance.detik.com/infografis/d-3991607/berapa-jumlah-tenaga-kerja-asing-di-ri  Namun kalau kita bandngkan dengan peningkatan investasi China di Indonesia dari tahun 2012 ke 2017, meningkat sebsar 1800%, jauh diatas peningkatan TKA China di Inonesia. https://drhermansyahkoto.com/2018/04/26/tka-investasi-china/

Ada juga pernyataan #tendensius lainnya yang menyerang Pemerintah, orang Indoensia banyak menganggur, kenapa malah buka pintu untuk TKA, ini pernyataan #Konyol dan Provokatif lainnya, coba bayangkan dengan adanya Investasi dan kegiatan pemerintahan lainnya, terjadi pembukaan lapangan kerja baru yang sudah mencapai 8 juta, dari  8 juta tersebut sekitar 86,000 diisi TKA (1%), kalau kita mau rinci lagi, TKA China hanya 24.800 orang atau hanya (0,3%), sangat sedikitiitttttt…. https://kumparan.com/@kumparanbisnis/8-46-juta-lapangan-kerja-baru-tercipta-di-era-jokowi

Jadi Bohong besar alias Hoax tingkat dewa kalau mengatakan Pemerintah mendatangkan 10 juta TKA China ke Indonesia.

Semoga bermanfaat

Bonjol, 14 Juni 2018

 

 

 

 

Advertisements

JALAN TOL DAN DISTORSI INFORMASI

PEMBANGUNAN JALAN TOL YANG #SELALU (DICOBA) DIKABURKAN MANFAATNYA

Akhir akhir ini sering sekali diteriakkan,

  • Jalan tol hanya untuk orang kaya!!!!
  • Rakyat tidak butuh tol!!!!
  • Emangnya rakyat mau makan beton!!!

Pak…bapak… Buk…ibukkk… semua

Jalan tol atau jalan bebas hambatan mulai dipopulerkan di Indonesia tahun 1973, dan berfungsi kemudian tahun 1978, yang juga popular dengan konstruksi Sosro Bahu, dan kemudian merambah sampai ke Negara tetangga kita Malaysia dan Philipina

Pada saat itu tahun 1973, GDP perkapita Indonesia adalah $ 131, dibawah China yaitu $ 155, setelah 5 tahun pembangunan jalan tol, pendapatan perkapita kita meningkat menjadi $366 melewati china yang bertahan di angka $155, dan tahun 1988 saat China mulai membangun jalan Tol GDP perkapita Indonesia $673, masih diatas China yang hanya $371. https://drhermansyahkoto.com/2017/10/29/infrastruktur-dan-kemajuan-ekonomi-3-tahun-jokowi-jk/

Namun pembangunan jalan tol tersebut berjalan sangat lambat, sementara Negara Asia lainnya memacu pembangunan jalan tol tersebut. China yang memulai pembangunan jalan tol tahun 1988, atau 15 tahun lebih lambat dari Indonesia, pada tahun 2014, telah memiliki jalan tol sekitar 104.500 Km atau sekitar 4.000 KM/ tahun, bandingkan dengan Indonesia, pada tahun 2014 hanya memiliki 918 KM atau hanya 22 KM/tahun. Demikian juga GDP perkapita China tahun 2014 mencapai $7.702, dua kali lipat dari Indonesia yang hanya sekitar $3.534. https://countryeconomy.com/gdp/China?year=2014

Nah itu hanya salah satu contoh bahwa pembangunan infrastruktur yang tentunya bukan hanya Tol, meningkatkan perekonomian suatu negara, bukan dengan pemberian uang langsung pada rakyat semacam BLT.

Mari kita Bahas apakah benar Tol hanya dinikmati orang kaya saja.

Sebenarnya mereka paham bahwa hal itu sama sekali #tidak benar, tapi tetap saja digembor gemborkan untuk meracuni pemikiran masyarakat dengan distorsi informasi ini.

Jalan tol bukan hanya untuk laluan orang pribadi yang menggunakan mobil, tapi juga laluan kendaraan Bus yang membawa semua golongan masyarakat, baik yang miskin, menengah ataupun kaya. Dengan adanya jalan tol jarak tempuh akan semakin dekat, sewa akan lebih murah. Tidak banyak pemberhentian, yang juga akan menurunkan ongkos tambahan akomodasi diperjalanan (secara langsung). Makin cepat sampai, kelelahan jadi berkurang, produktivitas meningkat, sehingga meningkatkan pendapatan. ( secara tidak langsung).

Jalan Tol juga digunakan untuk transportasi bahan pokok, yang tentunya sangat riskan mengalami kerusakan dan pembusukan, makin jauh dan macet perjalanan, maka kerugian akan makin banyak ditimbulkan. Banyaknya yang rusak dan busuk, pasokan akan makin sedikit, tentunya harga harga akan meningkat mahal. Nah nilah yang terjadi selama ini. Ini contoh kejadian macet yang menyesengarakan bagi para sopir truk, https://simomot.com/2014/07/26/kisah-para-sopir-truk-yang-terjebak-macet-berhari-hari/.

Anda mungkin tidak sadar, bahwa tahun ini 2018 dan 2 tahun sebelumnya (2016 dan 2017), menjelang puasa, lebaran, natal dan tahun baru, harga bahan pokok cukup stabil, tidak kita temukan #gejolak harga, pada kenyataanny slogan HARGA BAHAN POKOK SELANGIT tidak terbukti selama 3 tahun terkahir ini, hal ini ditunjukkan dengan angka inflasi 3 tahun terakhir ini dikisaran 3%. Inflasi yang rendah maknanya harga harga bisa dijaga tidak merangkak naik dengan tajam, nah salah satu yang berperanan tersebut adalah transportasi yang lancar. Apakah harga stabil tidak dianggap bermanfaat bagi penduduk miskin??

Mari berpikir secara konprehensif da secara makro.

http://www.presidenri.go.id/program-prioritas-2/memangkas-biaya-angkutan-barang-dengan-jalan-tol.html

Untuk kasus kasus kemiskinan sektoral atau individual, tetap saja akn ada, tapi secara keseluruhan terus menurun. Negara maju seperti  Amerika saja masih banyak pengangguran, penduduk miskin yang tidur dijalan. Nah disinilah Pemda berperanan, untuk ikut menanggulanginya, Pemerintah Pusat secara Makro ekonomi, Pemda dengan azas otonominya bisa bergerak secara mikro ekonomi.

Saya kira gituhhhh kawan kawan…